Selasa, 31 Juli 2018

Belajar BASH Script #1: Untuk Pemula

Belajar BASH Script #1:
1. Perkenalan
2. Basic: Print "Stdout"
3. Basic: Variable

1. Perkenalan

Saat pertama kali saya ingin mengenal BASH Script, yang saya pikirkan hanya satu yaitu "Susah", Tapi nyatanya? Sekarang BASH adalah andalan saya untuk membuat program yang bilamana saya membutuhkan interaksi antar jaringan maupun Aplikasi. Kemudian yang paling parahnya setelah jatuh cinta sama BASH Script, saya melupakan bahasa pemrograman yang saya cintai sebelumnya yaitu PHP. Karena menurut saya BASH itu sangat powerful dan sangat mudah untuk dipelajari apalagi kalau kalian Linux User? kalian rugi 100% kalau tidak belajar BASH. Ok kalau begitu saya sudahi dulu cerita ini, kita mulai dengan pembahasan BASH Script.

Apa itu BASH Script?
BASH Script adalah sebuah skrip yang mengkompilasi command-command di dalam shell dan biasa digunakan di dalam Linux Shell. BASH sendiri adalah singkatan dari "Bourne Again Shell" yaitu perkembangan dari "Bourne Shell (.sh)".

2. Print "Stdout"

#!/bin/bash
echo "Hello Dweeb!";

Pada Script di atas, bila dijalankan kita akan melakukan print sebuah kata Hello Dweeb!.



Apa itu "#!/bin/bash" ?
Adalah sebuah header yang mengarahkan kedalam Binary BASH yang terdapat pada direktori /bin/. Saat kita menjalankan sebuah BASH Script menggunakan Dot Slash "./" Sistem Operasi tentunya tidak akan tahu dimana letak Binary BASH tersebut bilamana kita tidak menggunakan header. Akan terdapat kasus Error kalau Script yang kalian buat itu sangat kompleks, tanpa menggunakan header #!/bin/bash, dan dijalankan menggunakan Dot Slash.

2.1. Echo
#!/bin/bash
echo "Hello Dweeb!";

2.2. Printf
#!/bin/bash
printf "Hello Dweeb! \n";
Pada saat saya membuat sebuah script, biasanya saya lebih sering menggunakan echo daripada printf, dikarenakan echo sendiri sudah include newline (\n atau Carriage Return) untuk pengakhiran suatu baris.

3. Variable

Dalam bahasa pemrograman variable digunakan untuk menyimpan suatu object yang dapat dipanggil untuk mewakili suatu nilai tertentu dan isi dalam variable itu sendiri dapat berubah-ubah.
#!/bin/bash
NAMA="Erwin"
echo "Hello Dweeb!";
echo "Nama saya adalah $NAMA";
echo "Dan $NAMA adalah nama saya.";
Script di atas adalah contoh penggunaan variable NAMA yang berisi sebuah string yaitu Erwin. Mari kita coba jalankan script di atas dan bilamana sudah dijalankan maka output tersebut akan terlihat seperti di bawah ini.

Supaya lebih menarik lagi, berikut ini ada beberapa cara untuk menyimpan sebuah object kedalam variable.

3.1. Memasukan Command kedalam Variable BASH Script

Untuk memasukan command (shell) kedalam sebuah variable terdapat 2 cara yaitu:

A. Menggunakan Backticks
`command`
B. Menggunakan Bracket Variable
$(command)
Contoh script yang menggunakan command di dalam sebuah variable
#!/bin/bash
NAMA="Erwin"
TANGGAL=$(date)
UP=`uptime`
echo "Hello Dweeb!";
echo "Nama saya adalah $NAMA";
echo "Dan $NAMA adalah nama saya.";
echo "Sekarang tanggal $TANGGAL";
echo "Komputer saya sudah hidup sejak $UP";
Dalam script tersebut, dimana variable TANGGAL mengambil object dari sebuah command "date" dan variable UP mengambil object dari sebuah command "uptime". Bila script di atas dijalankan akan keluar output seperti di bawah ini.

Sekian terlebih dahulu.
Note: Jika memungkinkan artikel ini akan terus di-update, terima kasih.
Share:
Read More